WARGA ACEH DILARANG RAYAKAN TAHUN BARU

Banda Aceh, DoyanBaca.com –  Fraksi PKS-Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meminta kepolisian, Satpol PP menindak penjual trompet jelang pergantian tahun baru. Jika mereka masih membandel, polisi disarankan menyita trompet-trompet yang dijual.

“Kami berharap pihak kepolisian, satpol PP dan WH agar jauh-jauh hari mengimbau kepada masyarakat agar tidak berjualan terompet, namun jika setelah adanya imbauan masih saja ada yang menjual terompet untuk malam tahun baru, maka dengan sangat terpaksa kita minta agar barang-barang tersebut disita,” kata Ketua Fraksi PKS-Gerindra, Irwansyah, Sabtu (17/12).

Permintaan ini menyusul keluarnya seruan bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkompimda) Aceh yang mengimbau seluruh warga Banda Aceh khususnya yang beragama muslim, tidak merayakan malam pergantian tahun baru masehi. Sedangkan untuk warga non-muslim, pemerintah mempersilakan merayakannya tapi di kediaman masing-masing tanpa ada bakar mercon, petasan atau tiup trompet.

Irwansyah berharap agar seruan bersama tersebut ditindaklanjuti dengan pengamanan dan pengawalan pada malam puncak tahun baru. Seperti yang telah dilakukan tahun-tahun sebelumnya, dimana mulai dari walikota, Kapolres, ketua DPRK, dan unsur Forkompimda lainnya, turun langsung pada malam tersebut melakukan patroli hingga dini hari, sehingga nyaris tidak ada perayaan pergantin tahun baru di kota Banda Aceh.

Dia juga mengajak masyarakat agar momentum tahun baru digunakan untuk melakukan intropeksi diri, dengan bermuhasabah, sehingga ditahun mendatang bisa menjadi lebih baik. Menurutnya, masyarakat tidak perlu harus turun ke jalan, bahkan hingga larut malam karena sama sekali tidak mendatangkan manfaat.

“Harus kita jelaskan kepada anak-anak kita, generasi Banda Aceh bahwa perayaan tahun baru bukan budaya kita, bukan budaya Aceh, bahkan jauh menyimpang dari budaya Aceh,” tutupnya.

 

Sumber: merdeka.com

KOMENTAR KAMU

Komentar

YUK BERBAGI, BIAR SEMUA ORANG DOYAN BACA

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'