UMP JAKARTA MENTOK DI 3,3 JT

Jakarta, DoyanBaca.com – Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono (Soni) menegaskan permintaan aliansi buruh menaikkan upah minimum provinsi (UMP) menjadi Rp 3,8 juta/bulan tidak bisa dipenuhi. Besaran UMP DKI itu sudah final.

“Demo itu menuntut 2 hal, satu adalah PP 78/2015 (tentang pengupahan). Kalau perubahan PP 78/2015 yang mengatur memgenai UMP ya itu bukan di kantor gubernur. Itu kewenangan pemerintah pusat. Demonya harusnya di kementerian tenaga kerja. Karena itu yang membuat PP-nya,” ujar Soni kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

Soni juga menanggapi tuntutan para buruh soal peningkatan besaran UMP. Menurutnya besaran UMP DKI Rp 3.355.750 merupakan formula yang sudah ditetapkan berdasarkan PP 78/2015 tentang Pengupahan.

“Nanti statement permintaan dari para demonstran akan disampaikan ke Menteri Ketenagakerjaan. Karena kewenangannya adalah di Kementerian Ketenagakerjaan. Nanti kami akan meyampaikan ada aspirasi seperti ini karena itu mekanisme pembuatan kebijakannya,” jelas Soni.

Demonstrasi aliansi buruh di depan Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus digelar sekitar pukul 12.00 WIB. Demo berjalan dengan tertib dan berakhir pukul 18.00 WIB.
Sumber: detik.com

KOMENTAR KAMU

Komentar

YUK BERBAGI, BIAR SEMUA ORANG DOYAN BACA

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'