KAPOLRES MALANG KOTA: KAJIAN USTAZ FELIX TAK KANTONGI IZIN

Malang, DoyanBaca.com – Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan menyebut acara kajian Ustaz Felix Siauw di Hotel Max One, Malang, Jawa Timur, dibubarkan oleh pihak hotel. Pembubaran itu dilakukan lantaran kegiatan tersebut tidak mengantongi izin dari kepolisian.

Pembubaran acara kajian Ustaz Felix Siauw ini, dikatakan Hoiruddin, berawal dari laporan yang diterimanya dari Kasat Intel. Karena acara itu tidak mengantongi izin, pihak kepolisian segera memberi tahu penyelenggara, termasuk Felix.

“Saya dapat laporan dari Kasat Intel, ada kegiatan tidak ada izin di hotel itu (Max One), dan memang diakui tidak izinnya. Kemudian disampaikan agar memenuhi aturan yang berlaku, yakni harus ada izin, baik dari kami (polisi) dan pemda. Kami menyampaikan kepada pengelola hotel yang kemudian ditindaklanjuti,” ucap Hoiruddin.

Pembubaran acara kajian Ustaz Felix Siauw ini ramai diperbincangkan di media sosial pada Minggu (30/4) malam. Melalui video di siaran langsung Facebook, Felix membeberkan kronologis kejadian pembubaran tersebut.

“Lalu kemudian panitia bahasanya hectic ya untuk mencari tempat lain. Dapatlah salah satu hotel di Malang. Kemudian saya mulai memberi kajian pukul 08.30 WIB sekitar sampai jam 10.30 WIB, tiba-tiba ada pihak hotel datang mengatakan di tengah audiens bahwa kajian dibatalkan karena tidak mendapat izin dari pihak kepolisian,” kata Felix.

“Salah satu pimpinan panitia mempersilakan saya untuk menutup kajian dengan doa. Kemudian polisi mengatakan tidak perlu ada doa. Langsung bubarkan saja. Kemudian kita tutup dengan doa majelis dan membubarkan secara damai,” ucap Felix.

Pihak panitia dan Felix kemudian meminta penjelasan kepada kepolisian mengapa acara kajian tersebut dibubarkan. Padahal, menurutnya, acara tersebut adalah kajian Islam yang menjelaskan kepada anak muda untuk melawan degradasi moral.

“Jadi kita tanya kenapa dibubarkan dan polisi bilang, ‘Silakan di Polres saja’. Saya mendampingi teman-teman ke Polres. Setelah kita tanyakan, ternyata jawabannya adalah polisi mendapat tekanan dari ormas-ormas tertentu yang akhir-akhir ini terkenal sebagai ormas yang membubarkan pengajian dan juga ormas-ormas yang berpihak pada kasus penistaan agama kemarin,” ujar Felix.

Hingga saat ini, pihak hotel belum dapat dimintai konfirmasi perihal pembubaran tersebut.

 

Sumber: detik.com

KOMENTAR KAMU

Komentar

YUK BERBAGI, BIAR SEMUA ORANG DOYAN BACA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'