HUJAN LEBAT BUBARKAN DEMO RIBUAN SOPIR TAKSI DI BANDUNG

Bandung, DoyanBaca.com – Aksi demonstrasi ribuan sopir taksi di Balai Kota Bandung ‘dibubarkan’ hujan deras yang turun sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (2/11/2016). Keinginan mereka bertemu langsung dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tidak terlaksana. Massa hanya ditemui kepala dinas perhubungan.

Ridwan Kamil diketahui tengah berada di Jakarta sejak kemarin, Selasa (1/11/2016). Sebelum bubar, puluhan perwakilan demonstran diterima Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi. Kepada pedemo Didi menjelaskan kewenangan mengatur transportasi online merupakan kewenangan pemerintah pusat di bawah Kementerian Perhubungan.

Menurut Didi, aturan Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 sudah jelas. Sehingga pemerintah kota tidak memilik kewenangan tersebut. “Kalau dari sisi regulasi kewenangan bukan di kota. Mereka sebetulnya sudah tahu,” ujar Didi.

Aturan yang dimaksud yakni Permenhub No 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, dinyatakan bahwa Peraturan Menteri tersebut mulai berlaku 6 bulan sejak tanggal diundangkan.

Pengundangan Peraturan Menteri Perhubungan tersebut yakni pada 1 April 2016, sehingga akan mulai berlaku efektif pada 1 Oktober 2016.

“Berdasarkan aturan tersebut, semua taksi online yang beroperasi harus memenuhi semua persyaratan seperti taksi konvensional pada umumnya yakni berbadan hukum, memiliki pool dan mobil harus diuji KIR. Aturan tersebur harus dipenuhi per 1 Oktober 2016. Namun belakangan Kemenhub memperpanjang waktu untuk memenuhi seluruh persyaratan selama 6 bulan menjadi April 2017. Artinya dengan surat itu masih dibolehkan (beroperasi). Ketika itu tidak memenuhi persyaratan maka itu ilegal, tapi kalau memenuhi persyaratan itu legal. Jadi sampai April masih boleh,” bebernya.

Salah satu solusinya, kata Didi, pihaknya mengaku pernah menawarkan aplikasi kepada para pengemudi taksi, agar sistem yan digunakan serupa seperti yang digunakan taksi online.

“Aplikasi sudah ada, siapa saja mau pakai yang mana saja. Sebenarnya online kebutuhan, buktinya masyarakat bisa menerima,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

KOMENTAR KAMU

Komentar

YUK BERBAGI, BIAR SEMUA ORANG DOYAN BACA

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'